5 Jenis Soto dari Berbagai Daerah

Beberapa waktu lalu Kementerian Pariwisata bersama dengan BEKRAF (Badan Ekonomi Kreatif) menobatkan soto sebagai makanan nasional Indonesia. Mengalahkan rendang dan sate yang lebih dahulu populer, soto dinilai lebih dapat diterima oleh orang mancanegara. 

Selain itu, soto juga sangat mudah ditemukan di berbagai wilayah Tanah Air. Bayangkan saja, Indonesia memiliki sekitar 70 jenis soto yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. 

Dan, di antara sekian banyaknya soto khas Indonesia, ada beberapa jenis soto yang populer karena kelezatannya. Apa saja? Simak tulisan berikut ini!:

1. Soto Betawi

Bagi kamu warga Jakarta, pasti sudah tak asing lagi dengan jenis soto ini. Ya, sesuai namanya, soto Betawi adalah sajian soto khas masyarakat Betawi yang merupakan suku asli Jakarta. Soto ini banyak disajikan oleh agen catering jakarta di berbagai acara.

Berbeda dari soto kebanyakan, keunikan soto Betawi terletak pada kuahnya yang terbuat dari campuran susu murni dan santan. Berpadu dengan daging, jeroan sapi, tomat, dan taburan emping, soto betawi memiliki cita rasa gurih creamy nan lezat. 

2. Soto Padang 

Berbeda dengan soto Betawi yang kental, soto Padang memiliki tampilan warna kuah yang lebih bening. Soto Padang biasanya berisi bihun, perkedel kentang, dan potongan daging yang disiram dengan kuah yang kaya rempah. Saat ini mulai banyak pedagang soto Padang di sekitar gedung perkantoran, sehingga soto ini menjadi salah satu menu favorit catering kantoran juga. Uniknya, tak seperti soto lainnya yang menggunakan daging rebus, soto Padang menggunakan potongan daging goreng krispi yang menghasilkan tekstur khas pada sajian soto. Di Provinsi Sumatera Barat, biasanya soto Padang disajikan bersama segelas teh talua hangat. 

3. Soto Lamongan 

Soto Lamongan merupakan jenis soto bening yang sangat populer di Indonesia. Berasal dari daerah Lamongan di Jawa Timur, soto ini terdiri dari bihun atau soun, suwiran ayam goreng, kol, tauge, dan telur rebus lalu disajikan bersama perasan jeruk nipis yang menghasilkan rasa segar pada kuah soto. Biasanya soto Lamongan disajikan lengkap bersama sepiring nasi, sambal, kerupuk, dan aneka sate telur dan jeroan. Soto ini umum digunakan untuk  menemani lauk catering prasmanan

4. Soto Kudus

Hampir mirip dengan soto dari daerah Lamongan, soto Kudus terdiri dari mie bihun, tauge, dan suwiran daging yang disiram kuah bening menyegarkan. Bedanya, soto Kudus disajikan dalam mangkuk kecil lengkap dengan tambahan nasi di bagian dasar mangkuk. Selain itu, demi menghormati pemeluk agama Hindu di Kudus, sajian soto ini tidak menggunakan potongan daging sapi, melainkan suwiran daging ayam goreng atau daging kerbau yang telah direbus.

5. Coto Makassar

Selanjutnya ada coto Makassar yang juga berupa varian soto dengan kuah bening khas Nusantara. Daging sapi beserta jeroan seperti hati, paru, babat, hingga otak direbus bersama rempah-rempah hingga empuk lalu disajikan bersama taburan daun bawang dan sambal tauco yang asam dan gurih. Menariknya, coto Makassar disajikan bersama potongan buras yaitu ketupat khas Makassar yang dimasak dengan santan.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *