Pembajakan Konten di Indonesia Masih Menjalar

Segera, perang melawan bajak laut online ini akan dibantu oleh teknologi yang memungkinkan kita melacak mereka, mengakhiri permainan kucing-dan-tikus. Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk menurunkan sumber online konten pornografi dan hoax, dan akan segera menggunakannya untuk memerangi pembajak konten online. Pengadilan litigasi dan non litigasi juga diperlukan untuk memberikan efek jera

Di lapangan, kami bekerja sama dengan bioskop untuk mengekang praktik streaming langsung ilegal film melalui media sosial, dan mereka telah berkomitmen untuk mengambil tindakan segera setelah pelanggar ditemukan. Kami juga telah meminta mereka untuk memasang CCTV untuk meningkatkan deteksi. Selama ada pengaduan dari pemilik hak film terhadap entitas yang melakukan streaming langsung untuk tujuan komersial, pemerintah dapat mengambil tindakan hukum. 

Meskipun banyak fokus sekarang sekarang pada pembajakan online, kami tidak mengabaikan proliferasi DVD bajakan di seluruh negeri. Kami berkomunikasi dengan pemerintah daerah untuk mendorong mereka menggunakan wewenang mereka untuk menghukum atau bahkan menutup pusat perbelanjaan atau pusat perbelanjaan yang memungkinkan penjualan barang bajakan, dan kami telah menerima tanggapan positif.

Ketika datang ke konten kreatif seperti film, acara televisi dan musik, permintaan salinan bajakan ada karena tiga hal: harga, distribusi, dan kebiasaan. Oleh karena itu, strategi untuk memerangi pembajakan harus memperhatikan aspek-aspek ini. Meningkatnya ketersediaan situs web streaming dan kerjasama penyedia layanan internet membantu mengatasi dua dari tiga masalah: harga dan distribusi. Jika kami membuat konten lebih terjangkau dan mudah diakses, kami telah melihat konsumen cenderung beralih ke sumber legal. Offline, salah satu cara untuk mengatasi sisi permintaan adalah dengan meyakinkan produsen konten untuk menurunkan harga atau mendiversifikasi produk mereka untuk pasar yang berbeda.

Baca juga : Indonesia dapat memenangkan perang melawan pembajakan online

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *